Mengatasi Banjir Informasi (Infodemic) demi Kesehatan Ibu dan Anak

·

·

Ibu hamil dan orang tua baru hari ini mendapatkan informasi bukan hanya dari bidan, tetapi juga dari Google, TikTok, Instagram, dan grup chat. Sayangnya, sebagian besar informasi tersebut tidak terverifikasi, seringkali menyesatkan, dan berpotensi membahayakan (Infodemic).

Akademi Kebidanan Dharma Husada Pekanbaru menyadari bahwa peran bidan telah bergeser. Bidan modern harus menjadi ‘Filter Kebenaran’—yaitu profesional kesehatan yang mampu memilah informasi, mengedukasi pasien, dan mengoreksi mitos kesehatan yang tersebar luas di media sosial.

1. Membekali Bidan dengan Literasi Digital

Mahasiswa D-III Kebidanan di AKBID Dharma Husada dilatih untuk tidak anti-teknologi, melainkan menguasainya untuk tujuan yang benar:

  • Analisis Mitos Digital: Mahasiswa dibekali kemampuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis mitos-mitos populer tentang kehamilan, persalinan, dan MP-ASI di media sosial (misalnya, bahaya detox saat hamil, atau ramuan herbal yang tidak teruji) dan tahu cara ilmiah untuk membantahnya.
  • Komunikasi Konten Kesehatan: Lulusan dilatih membuat konten edukasi yang singkat, jelas, dan menarik (seperti video atau infografis) agar pesan kesehatan berbasis bukti (Evidence-Based Practice) dapat bersaing dengan hoax di platform digital.

2. Keterampilan Konseling di Era Kecemasan Digital

Akses informasi yang berlebihan seringkali memicu kecemasan tinggi pada ibu (Motherhood Anxiety). Bidan harus mampu memberikan konseling yang menenangkan:

  • Mendengarkan Cyber-Worry: Bidan harus mampu mengidentifikasi sumber kekhawatiran ibu, terutama yang dipicu oleh informasi buruk di internet, dan mengembalikannya pada fakta medis yang benar.
  • Menyajikan Bukti Ilmiah: Menggunakan data dan panduan standar kebidanan sebagai dasar argumen, membantu ibu membuat keputusan kesehatan yang terinformasi, bukan berdasarkan testimoni sembarangan.

3. Bidan Dharma Husada sebagai Duta Informasi Sehat

Kami mendorong lulusan untuk menjadi pelopor dalam menyebarkan informasi kesehatan yang benar di Pekanbaru dan Riau:

  • Kampanye Kesehatan Online: Bidan Laksamana aktif dalam kampanye pencegahan stunting, edukasi ASI eksklusif, dan pentingnya pemeriksaan ANC melalui saluran komunikasi modern.
  • Mengintegrasikan Tele-Kesehatan: Belajar menggunakan platform konsultasi online sederhana untuk memberikan pendampingan pasca-persalinan atau nifas, memastikan ibu tetap terhubung dengan bidan profesional.

Bergabung dengan AKBID Dharma Husada berarti Anda siap menjadi ahli kebidanan yang tidak hanya menguasai tubuh manusia, tetapi juga arus informasi, memastikan kesehatan ibu dan anak tidak terancam oleh Infodemic.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *