Bidan Pekanbaru Lawan Stunting dan Kematian Ibu yang Masih Ngeri

·

·

Di tengah kabar gembira stunting nasional turun di bawah 20%, Riau malah bikin heboh dengan angka cuma 3,29%—tapi kematian ibu masih jadi momok besar di Indonesia, termasuk Pekanbaru. Bidan di sini punya peran kunci buat ngebantu ibu hamil dan balita, apalagi dengan program ANC delapan kali mulai 2026.

Stunting Riau Sukses, Tapi Tantangan Belum Usai

Riau pecah rekor dengan stunting anjlok drastis berkat timbang balita serentak dan vitamin A massal—dari 20% jadi di bawah 4%. Di Pekanbaru sendiri, masih ada ratusan balita stunting yang butuh intervensi cepat, seperti gizi ibu hamil yang lebih baik. Akademi Kebidanan Dharma Husada Pekanbaru (DHPKU) siap kontribusi lewat praktik lapangan dan pengabdian masyarakat, bikin lulusannya langsung terjun bantu turunin angka ini lagi.

Kematian Ibu: 189 per 100 Ribu, RI Peringkat 3 ASEAN

Angka kematian ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi banget, 189 per 100.000 kelahiran hidup, gara-gara perdarahan, preeklamsia, dan keterlambatan datang ke fasilitas kesehatan—alias “3T”. Di Riau, masalah serupa bikin Dinkes was-was, meski ada program rumah tunggu kelahiran. Bidan DHPKU dilatih tangani ini lewat klinik modern dan kerjasama RS mitra, biar persalinan aman dan cepat.

Bidan Hadapi Burnout dan Era Digital

Bidan Indonesia kebanjiran tugas admin, pasien 24 jam, plus harus adaptasi teknologi seperti USG dan app data—bikin risiko burnout naik. Distribusi bidan timpang, apalagi di timur Indonesia, dan infrastruktur pedesaan minim. Di DHPKU, mahasiswa diajarin inovasi dan konseling karir supaya tahan banting, plus penelitian bidan muda buat solusi lokal.

Solusi dari DHPKU: Praktik Langsung Lawan Masalah Nyata

  • Kurikulum kompetensi + tech: Biar bidan siap ANC rutin dan deteksi stunting dini.
  • Magang RS Pekanbaru: Kerjasama mitra kasih pengalaman real cegah “3T”.
  • Pengabdian masyarakat: Bantu ibu hamil lokal, kurangi kematian dan stunting lewat edukasi gizi.
  • Inovasi bidan muda: Penelitian lokal atasi preeklamsia dan burnout.

DHPKU ajak calon bidan gabung sekarang—daftar online, konsultasi gratis, mulai perjalanan jadi pahlawan ibu anak Indonesia.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *